Mati Ketawa Cara Rusia

Pilih Surga Komunis Atau Neraka Kapitalis

Seorang warag negara Soviet meninggal.

Di akhirat, ia mendapat pertanyaan: ingin masuk ke surga komunis atau ke neraka kapitalis. Ia tersenyum, merasa berbahagia karena akhirnya boleh memilih. Dan tentu saja ia memilih neraka kapitalis.

Setelah setahun, Ia mengajukan permohonan kepada Tuhan untuk pindah ke surga komunis. Permohonan itu dikabulkan. Di tempatnya yang baru, ia segera dikerumuni penghuni lain, dan ditanyai, bagaimana rasanya di neraka kapitais.

”Sama seperti disini,” katanya. ”Di sana, kami juga diwajibkan memompa air.”

“Berapa jam kerja yang diberlakukan?”

”Sama seperti di sini.”

”Kalau begitu, mengapa Anda minta pindah ke sini?”

”Oh, begini. Di sana, kita harus bekerja dari pukul delapan pagi sampai pukul delapan malam. Sedangkan di sini, mula-mula ada rapat partai, kemudian konperensi, kemudian rapat lagi, kemudian istirahat untuk merokok, kemudian, masih ada kemungkinan pompanya rusak…..”

Berapa lama lagi rakyatku berbahagia?

Kennedy (Amerika) menghadap Tuhan dan memohon:
“Tuhan, berapa lama lagikah baru rakyatku berbahagia?”
“Lima puluh tahun lagi,” kata Tuhan.
Kennedy menangis, dan berlalu.

Charles De Gaulle (Perancis) menghadap Tuhan dan memohon,
“Tuhan, berapa lama lagikah baru rakyatku berbahagia?”
“Seratus tahun lagi,” jawab Tuhan.
De Gaulle menangis, dan berlalu.

Kruschev (Rusia) menghadap Tuhan dan memohon,
“Tuhan, berapa lama lagikah baru rakyatku berbahagia?”
Tuhan menangis, dan berlalu …..

Meninggal Karena Kondom

Seorang pria mengunjungi dokter.

“Dokter, tolonglah saya. Tiap kali saya meniduri istri saya, kami mempunyai seorang anak. Sekarang, anak kami sudah 16. Apa yang harus saya lakukan, Dokter?”
“Engkau betul betul tolol”, kata dokter. “Mengapa tidak mengunakan kondom?”

Pria itu mengucapkan terima kasih, kemudian pulang. Beberapa tahun kemudian, ia berjumpa dengan dokter dulu itu di tengah jalan. Dengan riang gembira, ia menyalami dokter itu.
” Terima kasih banyak, Dokter terima kasih banyak. Nasihat anda sungguh mujarab.”
” Jadi kondom itu membantu?” tanya dokter.
” Luar biasa! Luar biasa! Kini anak kami tinggal seorang?!”.
” Lho! Tinggal seorang? Kemana yang 15 orang lainnya?”
” Meninggal, Dokter, Meninggal!” jawab pria itu dengan riang gembira.
” Apa maksudmu dengan meninggal? Bagaimana bisa meninggal begitu banyak?”
” Kondom itu, Dokter, kondom itu! saya memasukannya ke dalam bubur gandum, lalu bubur itu saya makan. Tiba tiba, kondom itu keluar dari lubang dubur, menggelembung seperti balon, lalu meledak. Lima belas anak saya langsung mati karena ketawa tak putus-putusnya…..”

Dokter Maniak Seks dan Pasien Sakit Jiwa

” Well, Vanya,” ujar dokter. ” Engkau sudah menjalani pengobatan di
sini. Mari kita uji sekali lagi. apakah segalanya sudah beres. Saya akan
mengambar sesuatu, engkau harus menafsirkannya.”
” Gambar ini jelas sekali, ” kata Vanya. “Ada sebuah kamar dengan sebuah
tempat tidur. Diatas tempat tidur itu berbaring seorang wanita.”
” Baik, apa yang kau lakukan kalau kamar itu ku serahkan kepadamu?”
” Saya akan tiduri wanita itu !”.
” Ah, normal itu”, pikir si dokter.
” Nah, sekarang bagaimana dengan gambar ini ?”, tanya dokter lagi.
“Ada dua kamar, dua ranjang, dua wanita. Mula mula saya ke kamar pertama, kemudian ke kamar berikutnya, meniduri wanita yang satu lagi, lalu pulang “, kata Vanya.
” Bagaimana dengan gambar ini?”.
” Empat kamar, empat ranjang, empat wanita. Saya akan memasuki kamar demi kamar, meniduri wanita wanita itu satu demi satu, kemudian pulang.”
” Baik, sekarang gambar ini.”
Vanya hanya memandangi dokter itu.
” Dokter, Anda seorang seks maniak,” katanya.

Liburan Menyenangkan Orang India Di Amerika

Seorang turis Amerika menjumpai seorang India yang sedang enak-enakan duduk berjemur di pantai. Si Amerika langsung menghampiri dan bertanya, “Kenapa kamu bermalas-malasan duduk di sini dan tidak mau memancing ikan?”

Orang India tersebut balik bertanya, “Untuk apa?”

“Dengan memancing ikan”, demikian turis Amerika itu memulai penjelasannya, “Engkau dapat mengumpulkan uang. Uang itu sebagian dapat engkau tabung untuk dibelikan jala; dengan begitu engkau dapat ikan lebih banyak lagi. Engkau kumpulkan lagi untuk dibelikan kapal; kemudian engkau kumpulkan lagi, sehingga bisa engkau dirikan pabrik pengolahan ikan. Engkau bisa usaha sendiri, dan mendapat keuntungan berlimpah. Dari keuntungan itu, engkau bisa berlibur dan berjemur di pinggir pantai…”

“Tuan, bukankah saya sekarang ini sudah berjemur di pinggir pantai?”

Pemunculan Yesus Dalam Pesawat Terbang

Sebuah penerbangan internasional. Seorang pramugari tiba-tiba, mengumumkan, ”Para penumpang yang terhormat. Di dalam pesawat kita sekarang hadir Yesus Kristus. Beliau akan muncul di kabin, dan setiap penumpang boleh mengajukan sebuah permohonan.”

Satu menit kemudian, tampillah Yesus Kristus.

”Apakah permohonan Anda?” katanya kepada penumpang pertama. Penumpang ini, rupanya, seorang fasis fanatik. ”Saya ingin semua komunis lenyap dari muka bumi ini,” katanya.

”Baiklah,” kata Yesus, lalu mengulangi pertanyaan yang sama kepada penumpang kedua. Yang ditanya rupanya seorang komunis tulen, ” Saya ingin semua fasis dienyahkan dari muka bumi ini,” katanya.

”Baikah,” kata Yesus, seraya berlalu menuju penumpang ketiga, yang ternyata seorang Yahudi.

”Apa permohonan Anda?” Yesus bertanya.

”Mister Yesus,” kata si Yahudi, ”Bolehkah saya bertanya sebelum mengajukan permohonan?”

”Silakan,” jawab Yesus.

”Apakah Anda akan mengabulkan permohonan kedua orang tadi?”

”Tentu,” jawab Yesus.

”Kalau begitu, tidak ada lagi yang saya ingunkan, kecuali secangkir kopi hangat.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s