Cemburu Istri Ditiduri Teman Sendiri Suami Nekad Bakar Motor

Ibaratnya seekor ayam jago, Dasiyun, 39, ini tak lebih jenis jago kate wanine ana ngomahe dhewe. Bagaimana tidak? Katanya cemburu karena istrinya diselingkuhi orang, tapi dia tak berani melawan Jumono, 40, sebagai pelakunya. Untuk balas dendam dia cukup membakar motornya sampai hangus.

Cinta memang selalu diwarnai cemburu. Jangankan kekasih sampai dibawa-bawa lelaki lain, baru dilirak-lirik atau disenggal-senggol saja, api cemburu sudah membakar ke mana-mana. Apa lagi jika istri sampai diselingkuhi secara nyata, lalu disetubuhi bak istri sendiri, pastilah pihak suami bisa mencak-mencak bagaikan banteng ketaton (terluka).

Dasiyun warga Desa Alasmalang Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo (Jatim), dalam kondisi semacam ini. Dia marah besar ketika mendengar kabar bininya, Sutarsih, 32, ada main dengan Jumono, warga Desa Purworejo Kecamatan Senduro. Sebagai lelaki yang punya harga diri, dia harus membela kehormatan keluarga. Tapi begitu melihat tongkrongan lawannya tinggi besar macam Lamdahur, dia ngeper bagaikan kambing ditarik ke air.

Sudah lama isyu berhembus bahwa Sutarsih suka jalan bareng dengan Jumono yang juga kenalan baik suami. Dasiyun juga pernah mengklarifikasi hal ini pada istri, tapi Sutarsih menolak tuduhan itu. “Apa sampeyan pernah melihat saya digeluti Jumono di kamar? Kapan, di mana……?” tantang Sutarsih yang membuat Dasiyun kerepotan macam Refly Harun ketika menulis bahwa Mahkamah Konstitusi tidak lagi bersih.

Ironisnya, meski istri membantah, ibarat kentut baunya makin terasa saja. Beberapa orang menginformasikan bahwa melihat dengan mata kepala sendiri Sutarsih boncengan motor L …….. ZE dengan Jumono, lalu dibawa ke sebuah hotel. Langsung merindinglah bulu tengkuk Dasiyun. Karena selanjutnya dia membayangkan, di hotel itu istrinya lalu disetubuhi oleh Jumono yang juga kenalannya itu. “Keterlaluan, sama teman sendiri kok tega,” begitu gerutu Dasiyun.

Tapi ya hanya sekedar gerutu dan menyumpah. Kalau lelaki jantan, mustinya segera klarifikasi kepada pihak terkait. Jika ternyata iya, tantanglah sebagai lelaki lawan sesama lelaki. Sedumuk bathuk senyari bumi, kata orang Jawa. Tapi ketika mengingat tubuh Jumono yang tinggi besar macam Lamdahur dalam cerita wayang golek menak, Dasiyun mendadak mengkeret. Dia membayangkan, sekali pithing lalu dibanting oleh Jumono, pastilah ajur sumyur bagaikan batu split untuk cor-coran semen.

Lantaran kehabisan akal untuk membalas dendam, dia lalu menggunakan akal lain. Beberapa hari lalu dia bertamu ke rumah “rival”-nya di Purworejo. Setelah berbasa-basi sebentar, dia lalu pura-pura pinjam motor untuk keperluan sesuatu. Karena memang sudah kenal, Jumono pun mengijinkan saja. Padahal, setelah beberapa kilo dari rumah rivalnya tersebut, motor Honda Bebek itu langsung dibakar di pinggir jalan dan ditinggal pergi. “Hatiku terbakar, tapi sekarang motormu juga tak bakar,” kata Dasiun puas.

Warga Desa Karangtengah yang menemukan bangkai motor tak bertuan itu segera melapor ke polisi. Dari situ baru terungkap bahwa pemiliknya Jumono. Tentua saja dia tak terima karena motornya sengaja dibakar oleh suami Sutarsih. Urusan pun dibawa ke polisi, sehingga Dasiyun diperiksa. “Saya jengkel Pak, karena istriku diselingkuhi Jumono,” ujarnya ketika menjawab pertanyaan petugas.

Hati boleh terbakar, tapi jangan pula motor orang jadi sasaran.

This entry was posted in Perselingkuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s