Menggunakan Hipnotis Untuk Menghamili Istri Orang

Keahlian hipnotis bukan monopoli Kuya, oknum kiyai bernama Makruf, 50, juga memiliki. Sayangnya, keahlian itu disalahgunakan. Katanya ngobati sakit perut pasien, ternyata perut Ny. Halimah, 29, “diisi” sekalian. Kabarnya, anak kedua wanita tersebut adalah juga akibat ulah oknum kiyai dari Malang ini.

Sebagai kiyai mestinya Makruf sudah kebal godaan setan. Tapi karena masih dalam kategori oknum, ketemu setan yang pakar penggoda iman, kenalah dia. Melihat penampilan Ny. Halimah calon pasiennya yang begitu mulus bebas dempul, lupalah Makruf akan status sosialnya selama ini. Melalui tipu muslihat hipnotis, terjadilah hil-hil yang mustahal itu.

Adalah Ny. Halimah, warga Danawarih Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Sudah beberapa waktu lamanya dia menderita sakit perut. Diobatkan ke mana saja tak kunjung sembuh. Kemudian ada yang menyarankan agar dia berobat pada Kiai Makruf yang masih warga sekampungnya, karena dia juga dikenal sebagai kiai yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Kejadian ini setahun lalu. Dengan diantar suami Ny. Halimah pergi menemui pak kiai. Tapi aneh, saat mengobati di kamar khusus, suami disuruh keluar, dan tinggalah Halimah bersama Kiai Makruf. Bagaimana cara pengobatan itu, yang diingat Halimah hanyalah: memakai terapi pijitan. Yang lebih aneh, pijitan itu jadi melebar ke mana-mana, sehingga pada akhirnya terjadilah pencabulan itu. Karena takut, Halimah hanya diam saja meski skore sudah kadung 1-0.

Sepertinya pak kiai ini juga ahli hipnotis. Sebab setelah pemijatan di rumah, lain hari Halimah dibawa pergi ke mana-mana menurut saja. Sang suami pun bak kena hipnotis, mengijinkan saja bininya dibawa pak kiai. “Soalnya saya percaya, pak kiai berhasil menyembuhkan penyakit istriku,” kata Dawam, 35, suami Halimah.

Tapi yang namanya pengaruh hipnotis tak bisa permanen. Mungkin Kiai Makruf lupa mengisi ulang, sehingga kemudian Halimah dalam kondisi sadar bercerita pada suami tentang pencabulan yang diterimanya. Tentu saja Dawam mencak-mencak, sehingga membawa kasus ini ke Polresta Malang. Diduga keras, anak kedua Halimah adalah merupakan hasil kerjasama nirlaba bersama Kiai Makruf.

Apakah oknum kiai ini segera ditangkap atas laporan suami istri ini, belum diperoleh keterangan. Yang pasti, polisi masih menyelidiki dan mengamati keberadaan Kiai Makruf. Takut gantian dihipnotis, ngkali.

Kan ada Kuya, kenapa takut? (

This entry was posted in Dukun Cabul, Pemerkosaan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s