Pemerkosaan Rekayasa Ketahuan Karena Gagal Saat Rekonstruksi

Cinta membuat orang bisa jadi penyair, atau mengarang. Tapi istri tersia-siakan oleh cinta suami ternyata juga bisa bikin dia jadi “pengarang”, macam kelakuan Mintul, 26, dari Wonogiri. Gara-gara suaminya kawin lagi, langsung saja dia ngaku diperkosa. Padahal saat diminta rekontruksi, Mintul gagal mempraktekannya.

Ini kisah dampak suami yang gak kuwat drajat (kaya sedikit berlagu). Baru bisa masak sedikit pera di rumah, sudah beraneka macam keinginannya. Semisal nyaleg atau ikut pilkada, nggak masalah; bila menang bisa jadi anggota DPR atau jadi bupati. Lha kalau keinginannya berupa kawin lagi, bukankah itu menusuk hati dan perasaan bini? Tapi memang begitulah kebanyakan kaum Adam, jika punya rejeki melimpah, selalu ingin berinvestasi dalam bidang seks. Tapi Allah Swt memang maha tahu, sehingga lelaki yang rawan poligami lalu catuan rejekinya dikucurkan sedikit demi sedikit, biar tak kebanyakan anggit (kemauan).

Untuk Panggeng, 32, warga Desa Nambang Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri (Jateng), rupanya tak jauh beda. Allah memberikan kemudahan rejeki sedikit- sedikit saja, sebab dia punya kecenderungan besar berpoligami. Maka ketika Panggeng usaha berdagang di Pasar Selogiri, kadar keuntungannya hanya dikucurkan lebih barang sedikit. Tapi karena dia memang bukan tipe orang yang pandai bersyukur di muka bumi, seleranya masih juga macem-macem. Agaknya Panggeng lupa, adzabun syadid (siksa yang pedih) juga selalu mengancam para suami yang mbagusi (banyak ulah).

Memang, selama berdagang di Pasar Selogiri dia kenal baik dengan rekan sesama pedagang bernama Mudinem, 23. Wajah dan penampilannya sebetulnya biasa-biasa saja, tapi bodinya meck: sekel nan cemekel (enak dipegang). Ditambah kulitnya yang putih macam marmer Itali, woo….. bikin Panggeng klepeg-klepeg lupa anak bini di rumah. Untuk penjajagan, dia mencoba main towel pantat dan garuk telapak tangan ketika bersalaman, eh ternyata memberi respon, akhirnya ya langsung jadian macam istilah ABG sekarang.

Yang namanya jadian, mestinya kan sekadar pacaran saja. Tapi Panggeng – Mudinem tak hanya sekedar itu. Agar praktek kelonnya menjadi halalan tayiban wa asyikan, mereka pun nikah siri. Di luar hukum negara, tapi juga di luar sepengetahuan istri. Sebab Panggeng tahu persis, tak mungkin Mintul memberinya izin kawin lagi. Baru menyebut kata “poligami” saja pastilah langsung dikranyam (dicakar) macam Mas Karyo ketika menggoda Tante Prety dalam sinetron Trans-TV Suami Takut Istri. Pokoknya, Panggeng tak mau ambil resiko.

Apesnya, setelah kawin lagi secara di bawah tanah, Panggeng lalu menelantarkan istrinya. Jaminan materil berikut onderdil dipasok semaunya saja, jika tak mau disebut tak diurus sama sekali. Keruan saja Mintul meradang, tapi Panggeng tak pernah menggubris. Sampai kemudian ada kabar, Mintul diperkosa orang yang mencoba menagih ke rumah, atas utang-utang suami. “Ya, saya hanya bisa memahami dan mengucap prihatin,” begitu kata Panggeng yang masih berbulan madu bersama istri barunya.

Namanya polisi, dilapori kasus perkosaan, segera bertindak. Mintul diperiksa intensif. Tapi uniknya, ketika diminta menunjukkan di mana tempat perkosaan itu dan bagaimana peragaan perkosaan tersebut, dia tak bisa melakukannya. Setelah didesak-desak, akhirnya Mintul mengaku bahwa ulahnya tersebut sekedar rekayasa untuk minta perhatian suami. Tentu saja polisi tak mau dipermainkan macam begitu, sehingga Mintul tak boleh pulang alias ditahan dengan tuduhan laporan palsu.

Kapokmu kapan, Tul, Mintullllllll…..!

This entry was posted in Konyol dan Lucu, Pemerkosaan, Pernikahan, Perselingkuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s