Kalau Selingkuh Jangan Sampai Jatuh Cinta Agar Tidak Mati Bunuh Diri Kala Diputus

ORANG, jika sedang kasmaran, jadi puitis sekali. Begitulah Ilham, 37. Saat dengar tekad selingkuhannya handak kembali ke suami, dia lalu mengeluarkan ancaman puitis: kuingin mati di pangkuanmu! Dan ternyata benar, Rini, 36, harus memangku Ilham saat meregang nyawa, akibat minum kopi campur racun.

Orang bijak pernah berkata, barangsiapa sedang jatuh cinta, dia akan menjadi penyair. Rupanya hal itu memang benar adanya. Ketika seseorang sedang kasmaran dengan lawan jenisnya, dia menjadi mampu mengeluarkan kata-kata puitis bak penyair kelas majalah Horizon ataupun Sastra. Maka banyak pula pengarang yang diilhami kisah-kisah cinta pribadinya. Banyak juga komponis yang menuangkan derita batinnya dalam asmara lewat irama-irama lagu ciptaannya.

Ilham bukanlah pengarang, bukan pula pecipta lagu macam Oby Mesakake. Dia hanya sopir mobil ekspedisi/paket Solo – Semarang. Tapi ketika dia sedang kasmaran total pada Ny. Rini, dia menjadi puitis sekali. Saat mendengar tekad kekasih gelapnya bahwa hendak kembali pada suami, dia langsung menyatakan tekadnya: “Kuingin mati di pangkuanmu..!”, ujarnya. Dan kala itu Rini hanya menganggap rayuan gombal untuk meluluh-lantakkan hatinya.

Sekitar 3 bulan lalu Rini – Ilham berkenalan. Ternyata perkenalan antara pedagang pasar dan sopir ekspedisi itu terus berlanjut. Bukan dalam rangka bisnis, tapi masalah asmara cinta antara makhluk adam dan hawa. Ilham yang sudah diberi tahu bahwa Rini masih punya suami, masih juga nyosor. Sebaliknya Rini, meski sadar bahwa di rumah ada suami dan anak yang menunggu, mau juga disosor lelaki asal Serengan, Pasar Kliwon, Solo.

Terus terang saja, sosoran Ilham memang sangat mengasyikkan. Maka di sela-sela jualan di pasar, dia selalu menyempatkan ketemu Ilham di berbagai tempat, termasuk hotel. Di sana mereka memadu kasih bak suami istri. Dan inilah hiburan satu-satunya buat Ilham. Manakala capek habis nyetir Solo – Semarang, dia lalu ketemu Rini dan minta dipijit plus. Habis ketemu gendakannya, Ilham kembali ceria dan segar bugar. Kembali nyetir Semarang – Solo jalannya lincah sekali; wush wush…., tahu-tahu sudah Mbawen, Salatiga, Mboyolali, Mbanyudono, Kartosura dan Solo.

Setelah tiga bulan membina asmara di bawah tanah, tiba-tiba Rini mengutarakan niatnya untuk menjadi istri yang baik. Itu artinya, dia akan kembali kepada suami dan hubungan amara bersama Ilham berakhir sampai di sini saja. Tapi ternyata sopir ekspedisi ini ra ngerti tembung (tak mau tahu). “Kalau kamu meninggalkan saya, lebih baik aku mati. Aku ingin mati di pangkuanmu….,” kata Ilham seminggu lalu.

Dan sejak itu Rini tak mau meladeni ajakan ngamar Ilham. Hal ini sudah barang tentu membuat Ilham jadi kelimpungan. Maka beberapa hari lalu dia SMS doinya, bahwa akan memberikan uang Rp 1 juta sebagai kenang-kenangan atau “pesangon” PHK (Putus Hubungan Kekasih). Karena iming-iming tersebut, Rini mau menemui doinya yang sudah menunggu di daerah Wirosari.

Tapi ternyata, sebelum memberikan uang Rp 1 juta, Ilham minta kenang-kenangan “kelonan” buat terakhir kalinya. Rini menolak, dan kembali Ilham mengeluarkan ancamannya yang puitis, siap mati di pangkuanmu jika keinginannya ditolak. Dan karena Rini tak mau juga melayani hubungan intim, dengan frustrasi Ilham mengeluarkan segelas kopi dan diminum. Usia minum dia terkapar. Rini yang panik segera melarikan ke Puskesmas Wirosari. Ternyata benar-benar terwujud. Ilham meregang nyawa di pangkuan doinya.

Tapi mati bunuh diri nggak diterima di pangkuan Illahi!

This entry was posted in Bunuh Diri, Kisah Cinta, Perselingkuhan, Putus Cinta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s