Istri Memergoki Suami Selingkuh Diranjang Pengantin Malah Digebuki

AGAKNYA Sarmidi, 35, termasuk kategori peselingkuh berdarah dingin. Bawa perempuan lain ke dalam kamar rumahnya tenang-tenang saja. Begitu pula ketika kepergok istrinya, bukannya minta maaf, tapi malah menghajar Salmiah, 29, hingga pingsan. Ke mana lagi ujung-ujungnya kalau bukan ke polisi?

Tiap wanita selalu mendambakan suami yang penyabar. Tapi jika Allah Swt memberinya suami yang pemberang, mana mungkin ditolak karena sudah terlanjur? Menolak sama saja bercerai. Sedangkan bercerai adalah perbuatan halal yang sangat dibenci Allah. Karenanya bagi yang sudah kadung memiliki suami pemberang, haruslah pandai-pandai mengelola kepemberangan itu. Paling tidak harus selalu siap dengan tablet Captopril dan Noperten, karena sesungguhnya pemberang masih anak perusahaan penyakit darah tinggi.

Itu pula “keberuntungan” yang diperoleh Salmiah, warga Perum Villa Marina, Sukabumi, Sukarame, Bandar Lampung. Saat  pacaran dulu Sarmidi ini nampak kalem, tutur katanya rapi macam Presiden SBY. Tapi ternyata itu semua hanya etalase. Sebab setelah menjadi suaminya, sifat aslinya muncul. Sarmidi bukan lagi suami yang penyabar dan bijak, tapi malah suka menginjak-injak. Kalau sudah marah, wooooo……Salmiah langsung ditimbun dengan makian dan pukulan. Pendek kata Sarmidi adalah duplikasinya Prabu Baladewa wayang kulit.

Karena nama dirinya Salmiah, istri Sarmidi ini harus bersikap macam zat kimia salmiak (NH. 4. Cl),yang langsung dingin begitu terkena air. Setiap suaminya marah-marah, dia harus selalu menahan emosi dan ingat kata-kata bijak: Innalloha ma’a shobirin (sesungguhnya Allah beserta orang penyabar). Cuma resikonya tetap saja tak berubah, kepala Salmiah sering benjol-benjol kena tempeleng suami.

“Kalau saya melawan, pasti semakin benjol lagi,” kata Salmiah saat curhat dengan teman-teman arisan. Apesnya, selain pemberang ternyata Sarmidi juga sekaligus penggoyang. Bukan menggoyang bini, tapi janda-janda nganggur yang jatuh dalam pelukannya. Bahasa kerennya, pakar selingkuh.

Maklumlah, Sarmidi ini memang sangat lihai merayu wanita. Dia jago lobi, tak kalah dengan Sigit HW yang kini ditahan dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Cuma bedanya, lobi Sigit menghasilkan duit, lobi Sarmidi malah bikin hati sakit. Bayangkan saja, main perempuan kok menjadi keseharian.

Hal yang paling membuat Salmiah meradang, Sarmidi berani pula membawa wanita gendakan ke rumah. Edan nggak? Itu kan sama saja orang “jajan” di bawa pulang ke rumah pula pincuknya. Tapi kalau protes, musti tinju mendarat ke muka dan kepala. Sarmidi memang kadung jadi peselingkuh berdarah dingin. Dia sudah benar-benar mati rasa. Istri dianggap barang mati tak punya jiwa dan perasaan. Lelaki cap apa dia, berani selingkuh di depan hidung istri.

Kemarin dulu merupakan klimaks dan puncak kemarahan Salmiah. Sebab dia kali ini memergoki, perempuan yang dikeloni dalam rumah justru kenalannya sendiri. Kontan dia mengumpat perempuan itu sekaligus suaminya. Celakanya, setelah perempuan itu berpakaian dan pergi, kembali Salmiah dihajar suami.

“Kamu memang tak bisa menjaga kehormatan suami, masak memarahiku di depan pacarku…,” kata Sarmidi, dan istri malang itu ditendang dan dikemplang hingga pingsan. Setelah sadar, buru-buru Salmiah lapor ke Polsekta Sukarame.

Untung ketemu Salmiah. Coba kalau nemu salmiah, siram aja ke mata Sarmidi.

This entry was posted in KDRT, Perselingkuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s