Baru Ciuman Dengan Selingkuhan Sudah Tewas Ditebas Celurit

Roman-romanan dengan istri orang memang gawat, apa lagi ketahuan suaminya. Maka bukannya mengajari, jangan cerobohlah membangun koalisi asmara gelap, bisa bernasib malang macam Samsul, 30. Baru ngak-ngok mencium Samsidah, 30, tahu-tahu dibabat clurit oleh suaminya. Ya, Samsul berhenti jadi orang!

Ini memang kisah klasik dunia perselingkuhan. Lelaki sudah punya anak bini, masih tergoda perempuan tetangga yang juga bini orang. Kalau nasib mujur, cintanya memang bersambut. Tapi itu bukan tanpa resiko. Sebab lelaki cap apapun, tak pernah rela istrinya diobok-obok atau disetubuhi lelaki lain.Makanya jangan mentang-mentang pihak terkait sudah memberi lampu hijau, lalu melupakan kewaspadaan nasional. Makanya, daripada besar resikonya, sebaiknya janganlah bermain api dengan istri tetangga. Suwer!

Namun agaknya Samsul dari Desa Blumbangan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan (Madura), belum pernah menerima pencerahan macam ini. Karenanya dia hakul yakin, ketika Samsidah sudah mau bertekuk lutut dan berbuka paha untuknya, semua jadi lancar-lacar saja.Padahal belum tentu. Samsul sama sekali tak sadar, bahwa ketika dia tengah berpacu dalam birahi bersama selingkuhannya, hari-hari kematiannya semakin dekat saja. Rugi kan? Nikmatnya hanya seberapa, tapi besok-besok sudah tak lagi punya nyawa.

Di antara sesama warga Desa Blumbangan, Samsidah memang tercatat sebagai wanita paling menonjol, di samping punya tonjolan-tonjolan di bagian tertentu. Maksudnya: dia lebih cantik dari perempuan sedesanya. Pokoknya sempurnalah. Selain ayu, bodinya juga gersang alias seger merangsang. Betisnya mbunting padi pula. Memang ada juga sih yang lebih cantik dari Samsidah, tapi kakinya sama sekali tak menarik. Panjang, kurus, jadi mirip burung blekok mencari precil (anak katak).

Untuk kali pertama kenal dengan Samsidah, dada Samsul langsung deg-deg plas. Ah, demikian sempurna wanita ini. Kriteria katurangganing wanita (tanda-tanda wanita idaman), semua ada padanya. Kata primbon Betaljemur Adamakna, wanita yang berkulit putih macam Samsidah, harus dicumbu di leher jenjangnya, pasti langsung klepeg-klepeg dia. Ah, Samsul mendadak otaknya jadi ngeres. “Kapan ya aku bisa praktek langsung,” kata batinnya berandai-andai.

Mujur benar nasib Samsul. Ketika dia mencoba mendekati ternyata dapat lampu hijau, meski harus main mata dengan Arifin suaminya. Dan sebulan kemudian, ketika diajak jalan-jalan ternyata Samsidah tak menolak.Maka ketika berhasil dibawanya ke dalam hotel, teori dalam primbon itu dipraktekkannya. Eh, ternyata betul, bini Arifin ini langsung klepeg-klepeg disosor lehernya! Dan sejak itu Samsidah menjadi semakin lengket pada Samsul

Akan tetapi Samsul kemudian menjadi takabur. Mentang-mentang wanita itu sudah berada dalam kekuasannya, dia suka lepas kontrol ketika tergoda rindu. Tanpa melihat medan dan situasi, langsung saja nyosor memeluk Samsidah di samping rumah. Padahal, saat itu Arifin melihatnya dengan mata kepala. Maka tentu saja darah suami Samsidah ini mendadak naik ke kepala. Untung saja dia masih bias bersabar diri, meski hanya barang sejenak.

Malam harinya saat orang-orang dibuai mimpi, tepat pukul 03.00 dinihari Arifin menyatroni kamar Samsul. Lelaki celamitan yang tengah mendekap guling itu langsung disabet clurit pada perutnya hingga tewas seketika. Berhasil membalaskan dendamnya, Arifin segera menyerahkan diri ke Polsek Larangan. “Saya cemburu Pak, maka Samsul tak bunuh saja sekalian, tak iye….,” kata Arifin di depan petugas.

Alamak, habis memeluk bini orang, dipeluk celurit maut.

This entry was posted in Meninggal Saat Selingkuh, Pembunuhan, Perselingkuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s