Kok Anggota Dewan Selingkuh Sama Pembantu Sih

Anggota DPRD kunker (kunjungan kerja) ke obyek-obyek pembangunan, itu sudah jamak. Tapi di Kabupaten Jombang (Jatim), anggota dewan Muhari, 44, “kunker” malah ke kamar pembantunya, Dina Fitriani, 28. Dengan modal foto-foto porno si TKW domestik tersebut, Ny. Muhari menggugat cerai suaminya.

Orang Jawa memiliki acuan, memberikan nama harus disesuaikan dengan derajat nama pemiliknya. Karenanya, meski memberi nama anak tak harus izin pejabat, orang kebanyakan tak ada yang berani pakai nama Pakubuwono atau Hamengku Buwono. Jangankan menyamai nama raja, tukang angon kebo (penggembala kerbau) pun jika berani pakai nama Siswosudarmo dijamin akan jadi rasanan para tetangga. “Ora ndeleng githok (tak mengukur diri),” demikian sindir khalayak.

Nah, bagaimana pula dengan seorang pembantu yang bernama Dina Fitriani ini? Meski sangat kontroversial dengan profesi, tapi inilah kenyataan yang terjadi pada TKW domestiknya keluarga Muhari, anggota DPRD Jombang, yang sekaligus juga jadi Ketua Komisi D. Tapi jangan salah, meski pembantu namun tampang dan penampilannya mirip artis. Dina Fitriani memang cantik, jauh dari stigma pembantu yang selalu berkaki njeber dan pipi tembem. Kalaupun jari jemarinya nampak agak kasar, itu karena Dina terlalu sering isah-isah ajang (cuci piring) dan ngepel.

Sebagai politisi moderat, karena kecantikan Dina pula, Muhari tak mau menganggap remeh pembantunya itu. Justru sangat mengagungkan dan memperhatikan, terbukti tengah malam pun dia suka menyelinap ke kamar Dina. Sebagai anggota dewan, apakah “kunjungan” tengah malah tersebut ada kaitannya dengan kunker-kunker yang biasa dijalaninya? Jelas tidak, tapi memang ada juga bagian-bagian yang sangat paralel dengan tugas kedewanan. Bukankah anggota DPRD harus aspiratif pada kemauan rakyat?
Bukankah pembantu juga bagian dari rakyat?
Sekali waktu Ny. Narni, 42, istri Muhari memergoki “kunker” suaminya. Ributlah jadinya keluarga itu. Berdasarkan musyawaroh bersama demi keutuhan rumahtangga pula, Dina Fitriani dipecat sebagai TKW domestik dan Muhari berjanji takkan lagi mengganggu pembantunya. Tapi yang namanya wakil rakyat, ternyata di pusat maupun daerah sama saja: suka banyak janji tanpa bukti. Buktinya ya Muhari ini, katanya takkan hubungan lagi dengan Dina Fitriani, ternyata diam-diam jalinan asmara majikan dan pembantu itu tetap berjalan.

Ny. Narni baru sadar bahwa selama ini dikempongi (dibohongi) suami, setelah tanpa sengaja membuka HP suaminya. Masya Allah…..di sana banyak ditemukan foto-foto bugil Dina Fitriani, dari yang sedang di kamar mandi, tengah  melepas celana dalam, hingga gambar yang membelakangi lensa. Dilihat dari lokasi yang selalu tidak sama, diyakini bahwa gambar tersebut diambil dari sejumlah hotel. “Oo, jadi reses nggak reses, “kunker” ini jalan terus to, diancuk….,” maki Ny. Narni khas Jawa Timuran.

Sungguh tak kuat Narni jika harus bersaing dengan bekas pembantunya sendiri. Daripada makan hati berulam jantung, dia memilih minggir dari persaingan. Itu artinya, dia siap berpisah sebagai suami istri dengan Muhari. Dengan modal 11 foto-foto mesum Dina termasuk clush up “burung” suaminya yang mirip gedung Kementrian Budaya & Pariwisata, dia menggugat cerai Muhari lewat Pengadilan Agama Jombang. Bodo amat dengan karier mantan suami selanjutnya.

Wah, Muhari bakal kehilangan istri dan jabatan nih

This entry was posted in Perselingkuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s