Iman Tidak Tebal Murid Sendiri Diajak Nginap Dihotel

Di saat orang menikmati takjil kolak dan menu berbuka puasa lainnya, Husni, 34, harus puas makan nasi ransum tahanan yang pera dan banyak gabahnya. Tapi itu semua karena ulah sendiri, yang tidak bisa menahan nafsunya sebagai guru ngaji. Jadi ustadz, lihat Munaroh, 18, muridnya begitu cantik kok langsung kontak pendulumnya!

Agaknya status Husni ini hanya sekedar “ustadz-ustadzan”. Soalnya jika ustadz yang benar, musti tak mau makan barang batil dan bukan haknya. Bahwa perempuan adalah stelan kaum lelaki untuk hidup berpasang-pasangan, itu memang dijamin Al Qur’an. Tapi semua itu kan ada prosedurnya, melalui prosesi pernikahan di KUA. Jika main sosor sebelum jadi haknya, itu lalu apa namanya? Itu lho….., istilahnya mirip-mirip nama PM Pakistan tahun 1960-an!

Tapi Husni memang bukan malaikat, dia umat manusia biasa yang selalu diuji Tuhan dengan berbagai godaan setan. Dan setan tahu persis bahwa manusia model Husni ini, sangat rentan akan wanita yang cantik dan bodi seksi. Awalnya yang dikirim setan penggoda yang baru lulus SMA Standar Internasional. Dia lalu mempengaruhi ustadz Husni untuk menzinahi Munaroh murid ngajinya yang cantik itu. “Enggaklah, aku kan guru ngaji….,” begitu kata Husni, waktu itu.

Kemudian dikirim setan lulusan Program D-3 universitas negeri tapi biayanya kelas swasta, eh mentok juga. Lalu setan yang baru wisuda sarjana S-1 universitas Ken Arok, eh masih gagal juga. Karena semua setan akademisi dalam negri tak bisa menaklukkan iman Husni, direktur persetanan kemudian minta bantuan setan lulusan S3 Universitas Berkelahi dari Amerika sana. Lha ini baru manjur! Begitu diberi “input” oleh setan asing ini, pendulum Husni langsung kontak blip, blip, blip.

Padahal caranya sederhana saja. Husni yang sedikit tahu komputer, diajari berselancar di dunia internet, dan membuka situs-situs porno yang belum sempat diblokir Pak Tifatul Sembiring. Mendadak ustadz Husni jadi beringas, lupa akan status dan martabatnya. Kini jika melihat Munaroh santrinya yang cantik itu, rasanya ingin menerkamnya saat itu juga. “Kalau takut batal puasamu, ya nanti malam saja Bleh….,” kata setan ngawur sekali. Namanya juga setan.

Husni selama ini memang jadi guru ngaji di desanya, Desa Rantaujaya Udik, Sukadana, Lampung Timur. Di antara murid-murid wanitanya, Munaroh tercatat paling cantik dan mempesona. Awalnya pak ustadz biasa-biasa saja. Tapi sejak mengikuti “crash program” setan lulusan Amerika, dia mulai memikirkan bagaimana caranya untuk bisa “mendayagunakan” seoptimal mungkin. Memang, karena begitu banyak dikeroyok para setan penganjur kerusakan, hati nurani Husni yang dissenting opinion, terpaksa kalah!

Beberapa hari lalu Munaroh diajak jalan-jalan. Karena yang mengajak gurunya sendiri, gadis cantik itu setuju saja tanpa curiga. Ternyata di jalan  (sengaja dibuat) kemalaman, sehingga akhirnya Husni mengajaknya menginap di sebuah hotel di Way Jepara. Nah, di sinilah barisan setan yang dikordinir setan S3 Amerika tersebut mulai menggempur benteng pertahanan terakhir Husni. Akhirnya gadis Munaroh tak berkutik dijadikan ajang pemuas syahwat gurunya sendiri.

Meski sudah diwanti-wanti untuk tidak buka mulut, karena ada pertentangan batin di hatinya Munaroh mengadu pada orangtuanya, bla bla bla. Nah, tentu saja orangtua tak terima oknum ustadz ini menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Husni pun lalu dicokok polisi Polres Lampung Timur, dan kini dia harus menunggu proses hukumnya di kejaksaan hingga status P-21 (lengkap).

Kalau P-10, itu Patas AC Kampung Rambutan – Kota

This entry was posted in Pemerkosaan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s